Praktik Pemanfaatan Limbah Industri FABA (Fly Ash Bottom Ash) Sebagai Inovasi Pertanian Kopi Bagi Mitra Binaan PT PLN UBP Labuan 2 di Kabupaten Serang Provinsi Banten
DOI:
https://doi.org/10.55681/armada.v2i10.1524Keywords:
FABA, Inovasi Pertanian, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Isu lingkungan merupakan problematika umum yang hampir dihadapi oleh seluruh negara di dunia. Di negara-negara berkembang seperti indonesia, permasalahan iklim menjadi fokus utama berkaitan dengan tingginya polusi lingkungan sejalan dengan aktivitas industri yang semakin padat. Tidak dapat dipungkiri jika sumber daya alam memberikan kontribusi besar dalam segala aspek pembangunan. Menipisnya ketersediaan sumber daya alam akibat proses penurunan kualitas lingkungan hidup berlangsung secara cepat. Batu bara yang termasuk dalam bahan bakar fosil di Indonesia di manfaatkan sebagai bahan bakar pembangkitan energi sehingga menghasilkan limbah berupa fly ash dan bottom ash (FABA) jika di biarkan menumpuk dalam waktu lama akan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan seperti pencemaran. Kegiatan pemanfaatan limbah B3 diatur dalam PP No. 101 tahun 2014 pasal 54 ayat 1,2,3 yang membahas terkait penggunaan limbah B3 sebagai substitusi bahan baku, sumber energi digunakan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pertimbangan ketersediaan teknologi, pemanfaatan hasil produk dan standar kualitas lingkungan hidup yang berlaku. Besarnya jumlah residu yang di manfaatkan dalam pembuatan pupuk organik FABA sebagai inovasi pertanian di Desa Kaduengang untuk stabilisasi tanah menghasilkan produk pupuk organik FABA. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan melakukan pemetaan terhadap variabel yang memiliki hubungan integrasi dalam berbagai aspek diantarannya aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diperoleh dari penelitian ini bersumber dari kajian literatur yang di elaborasi dengan pengamatan lapangan. Hasil temuan penelitian yang dilakukan oleh PT PLN UBP Banten 2 pada tahun 2023 dalam praktik pemanfaatan limbah industri FABA menghasilkan 30 Ton media tanam pupuk organik dan FABA pada 100.000 pohon kopi seluas 50Ha untuk budidaya kopi di Gunung Karang dan FABA yang diolah menjadi media tanam pada padi di desa Cipeucang dengan rata-rata hasil panen mencapai 8,4 Ton/Ha dengan konversi perbandingan hasil panen sebelumnya rata-rata maksimal 5,5 Ton/Ha sebelum pemanfaatan pupuk FABA. Media tanam FABA menggunakan bahan baku berupa kotoran hewan (kotoran sapi sebanyak 20%, kotoran kambing sebanyak 20%, kotoran ayam sebanyak 50%) dan 10% Fly Ash Bottom Ash. Kotoran-kotoran hewan yang mengandung makro nutrient bagi tanaman tidak akan terserap dengan baik oleh tanaman jika pH tanah tidak ideal, penggunaan fly ash berperan sebagai penetral pH tanah karena sifatnya yang basa mampu meningkatkan pH tanah pertanian yang cenderung asam sehingga kualitas media tanam lebih optimal. Inovasi ini merupakan temuan baru di bidang pertanian di Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten dalam menemukan formulasi pemanfaatan FABA sebagai media tanam.
Downloads
References
Ackerman, Mark S., Pipek, Volkmar, dan Wulf, Volker. (2003). Sharing Expertise: Beyond Knowledge Management. London: The MIT Press
Akmal, Yulihardi &. 2019. “Ketersediaan Sarana Prasarana, Kompetensi Kerja Dan Iklim Organisasi Dalam Mempengaruhi Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Jiwa (Rsj) Puti Bungsu Padang.” Eko Dan Bisnis: Riau Economic and Business Review 10(4):481–92.
Anggara, F., Petrus, H.T.B.M., Besari, D.A.A., Manurung, H., dan Saputra, F.Y.A., 2021. Tinjauan Pustaka Karakterisasi dan Potensi Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Buletin Sumber Daya Geologi, 16(1), pp. 53–70.
Astiningrum, M. (2005). Manajemen Persampahan. Majalah Ilmiah Dinamika Universitas Tidar Magelang.
Anwas, Oos M. (2014). Pemberdayaan Masyarakat Di Era Global. Alfabeta. Bandung.
Berger, Lance A. & Dorothy R. Berger. (2004). The Talent Management Handbook: Creating Organizational, Excellence by Identifying, Developing & Promoting Your Best People. New York: The McGraw-Hill Companies Inc
Dunn. (2003). Public Policy Analysis: An Introduction, terjemahan Samodra Wibawa, dkk. Yogyakarta: UGM Press.
Fauziah, S,. Kameswari, D,. Asih, D,. 2022. Pengaruh Pupuk Organik Cair Rebung Bambu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Secara Hidroponik.
Gasperz, Vincent. (1997). Manajemen Kualitas. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hadijah, N.R. dan R. Damayanti. 2006. Penelitian abu batubara sebagai pembenah tanah: pengaruh waktu inkubasi terhadap parameter kualitas tanah (derajat keasaman tanah (pH H2O), Mn, Fe, P-total, dan P-tersedia). J. tekMIRA, 36(14): 9-17
Hapsari, A. Y. (2013). Kualitas Dan Kuantitas Kandungan Pupuk Organik Limbah Serasah Dengan Inokulum Kotora Sapi Secara Semianaerob. Naskah Publikasi.
Hartono, Didi. 2014. “Pengaruh Sarana Prasarana Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.”
Indriyati, T. S., Malik, A., & Alwinda, Y. (2019). Kajian Pengaruh Pemanfaatan Limbah Faba (Fly Ash Dan Bottom Ash) Pada Konstruksi Lapisan Base Perkerasan Jalan. Jurnal Teknik, 13 (2), 112-119.
Jalal, 2012. ISO 26000:2010 Guidance on Social Responsibility, Sebuah Pengantar. Pelatihan ISO 26000 Departemen KPM, Fakultas Ekologi Manusia, IPB. Bogor, 6 Oktober 2011 (www.csrindonesia.com)
Keban, Yeremias T, Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik, Konsep, Teori dan Isu, Gava Media, Yogyakarta, 2008
Kuncoro, Mudrajad. (2010). Dasar- dasar Ekonomika Pembangunan, UPP STIM. YKPN Yogyakarta.
Kurniawan, Borni. (2015). Desa Mandiri, Desa Membangun. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Lewis, R.C. & Booms, B.H. (1983). The Marketing Aspects of Services Quality in Emerging Perspectives on Services Marketing. Chicago: AMA.
Mahknunah, Lu’luum &. and Ilmi Usrotin Choiriyah. 2021. “Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo.” (April):287–90.
Mardikanto, T. (2018). Corporate Social Responsibility. Alfabeta.
Naganathan, S., Mohamed, A. Y. O., & Mustapha, K. N. (2015). Performance of Bricks Made Using Fly Ash and Bottom Replacement of Sand on Workability and Strength of Concrete. Journal Production, 1-11. Properties
Permatasari, M. P., & Setyastrini, N. L. (2019). Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Ditinjau Dari Teori Legitimasi dan Teori Stakeholder. Jurnal Akuntasi dan Perpajakan, 5(1), 29-43
PLN. 2020. Statistik PLN 2020. PT PLN (Persero), Jakarta.
Rosaki, Abdur, dkk, 2005, Prakarsa Desentralisasi dan Otonomi Desa, IRE Press, Yogyakarta, 2005
Rubin, Herbert dan Irene S. Rubin,.1992. Community Organizing and Development. Mac Milian Publishing Company, New York.
Saraswati, Anandya, Leonardo Budi, and Maria Magdalena Minarsih. 2021. “Pengaruh Kompensasi, Komunikasi. Dan Sarana Prasarana Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai.” Journal of Management 7(1).
Soetomo, 2008. Masalah Sosial Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Sujarto. (2015). Beberapa Pengertian Perencanaan Fisik. Bharatara Karya Aksara, Jakarta.
Sulistiyani, Ambar Teguh, Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan, Gava Media, Yogyakarta, 2004
Syahyuti, Sunarsi, Sri Wahyuni, Wahyuning K. Sejati, Miftahul Azis, “Kedaulatan Pangan Sebagai Basis Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional”, Jurnal Forum Peneliti Agro Ekonomi, Vol 33, No.2, 2015.
Yunita, E., Rahmaniah dan Fitriyanti, 2017. Analisis Potensi Dan Karakteristik Limbah Padat Fly Ash Dan Bottom Ash Hasil Dari Pembakaran Batubara Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT. Semen Tonasa. Jurnal Fisika dan Terapannya, 4 (1), pp. 93–106.
Widodo, W. E., Cholidah, S. N., Isnaeni, A. P., Wibowo, K. T., & Abriandi, E. (2019). Mengukur Kepuasan Masyarakat Pada Program CSR di Desa Kertajaya: Sebuah Analisis Menggunakan Metode Sustainability Compass. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 3(1), 29-52.
Yusdantara, I. K., & Rahanatha, G. B. (2015). Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Reputasi Perusahaan yang Dimediasi oleh Kepuasan Pelanggan (Studo Pada PT. Coca Cola Amatil Denpasar). E-Jurnal Manajemen Unud, 4(4), 813-831.
Wrihatnolo, Randy R. dan Riant Nugroho D. (2007). Manajemen Pemberdayaan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nikka Larasati, Rosihan Miftahul Aziz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.