SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna <p><strong>SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220913251901548" target="_blank" rel="noopener"><strong>E-ISSN 2963-184X</strong></a>. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development.</p> <p>SWARNA is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.</p> LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram en-US SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2963-184X Pelestarian Ritual Budaya Mandi Safar Bagi Masyarakat yang Ada di Desa Buata Kecamatan Atonggola Kabupaten Gorontalo Utara https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1535 <p><em>Kebudayaan dianut oleh masyarakat beranekaragam tersebar di seluruh wilayah nusantara salah satunya terdapat di Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo. Desa Buata yang terdiri dari kawasan wisata Desa Buata adalah salah satu desa di Kabupaten Gorontalo Utara yang rutin melaksanakan kegiatan Mandi Shafar setiap tahunnya. Tradisi Mandi Shafar ini merupakan tradisi warisan yang nenek moyang penduduk asli Desa Buata bagian dari suku Gorontalo. Mandi Shafar ini dilaksanakan di dua tempat yaitu untuk ritual tradisional di pusat kan di hulu sungai Andagile (Desa Buata) sementara untuk ritual mandi Shafar Nasional di tempatkan di muara Sungai Andagile. Tradisi Mandi Safar mempunyai pro dan kontra dilihat dari segi agama Islam persepsi masyarakat terhadap Mandi Safar dan pelaksanaannya ada beberapa masyarakat menganggap bahwa mandi safar tersebut merupakan takhayul atau syirik. Tujuan dari pada pengabdian ini yaitu, 1) Untuk mengetahui bagaimana prosesi budaya mandi Safar, 2) Untuk mengetahui manfaat dari mandi Safar. Metode yang digunakan yaitu kualitatif Deskriptif yaitu melakukan observasi kemudian wawancara secara mendalam. Populasi yang di ambil pada pengabdian ini yaitu masyarakat desa Buata, sampel yaitu berjumlah 25 responden.</em></p> Rifaldo Pido Deys Rizkiyani Puluhulawa Elsa Risti Hamzah Febi Febi Indriyani Tobi Indrawati Hintalo Jeremy Moh Ilolu Mirlan Husain Mohamad Taufik A Daud Moh Zidan Mamonto Rosalina Mandagi Sri Novisa Djura Sri Nurhayati Arapa Copyright (c) 2024 Rifaldo Pido, Deys Rizkiyani Puluhulawa, Elsa Risti Hamzah, Febi Febi, Indriyani Tobi, Indrawati Hintalo, Jeremy Moh Ilolu, Mirlan Husain, Mohamad Taufik A Daud, Moh Zidan Mamonto, Rosalina Mandagi, Sri Novisa Djura, Sri Nurhayati Arapa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-06 2024-11-06 3 11 754 761 Pemberdayaan Masyarakat Desa Cisadane Melalui Desain Packing Beras 3 kg dan 5 Kg Untuk Meningkatkan Nilai Jual Beras https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1536 <p><em>Pengemasan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi daya saing produk di pasar, terutama bagi komoditas pertanian seperti beras. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan desain kemasan beras 5 kg bagi petani di Desa Cisadane, guna meningkatkan nilai jual produk serta daya saing di pasar lokal dan regional. Kegiatan ini diawali dengan identifikasi permasalahan petani terkait kemasan yang digunakan saat ini, diikuti dengan perancangan desain kemasan baru yang mempertimbangkan aspek visual, fungsionalitas, dan keberlanjutan lingkungan. Desain yang dihasilkan mengusung warna dan logo yang mencerminkan identitas lokal, serta menggunakan material ramah lingkungan yang tahan lama dan dapat menjaga kualitas beras. Prototipe kemasan diuji melalui uji fungsionalitas dan uji pasar, dengan hasil yang menunjukkan bahwa kemasan baru ini lebih menarik dan meningkatkan minat konsumen dibandingkan kemasan tradisional. Pelatihan dan sosialisasi kepada petani dilakukan untuk memastikan pemahaman tentang pentingnya kemasan dalam pemasaran dan teknik pengemasan yang benar. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa desain kemasan yang inovatif dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan nilai tambah produk beras di Desa Cisadane serta memperkuat posisi produk di pasar.</em></p> Mohamad Rifal Mifidyah Putri Palilati Dodi Prasetya Djahidi Nurul Lamasika Fingki Abadi Maryam Hemuto Siti Fitriani Djabu Thessy Fransiska Papuani Iwou Kirana Dewi Hamid Rantika Ibrahim Isra Yaser Attamimi Sakina Kantu Sriwahyuni AR Jampa Moh Yasin Zees Copyright (c) 2024 Mohamad Rifal, Mifidyah Putri Palilati, Dodi Prasetya Djahidi, Nurul Lamasika, Fingki Abadi, Maryam Hemuto, Siti Fitriani Djabu, Thessy Fransiska Papuani Iwou, Kirana Dewi Hamid, Rantika Ibrahim, Isra Yaser Attamimi, Sakina Kantu, Sriwahyuni AR Jampa, Moh Yasin Zees https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-06 2024-11-06 3 11 762 769 Pelatihan Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Melalui Model Synectics pada Siswa SMAN 6 Betara Tanjung Jabung Barat https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1541 <p><em>This study examines the effectiveness of training aimed at enhancing English speaking skills among students at SMAN 6 Betara, Tanjung Jabung Barat, through the Synectics model. The Synectics approach, known for fostering creativity and critical thinking, encourages students to explore abstract concepts and express their thoughts through metaphors and analogies. This method not only promotes language proficiency but also enhances students' confidence and engagement in the learning process. The training program involved interactive activities, structured group discussions, and creative exercises, which allowed students to practice speaking in a supportive environment. Pre- and post-training assessments indicated significant improvements in vocabulary usage, pronunciation, and overall speaking fluency. The findings suggest that the implementation of the Synectics model in language education can lead to more dynamic and effective learning experiences, ultimately contributing to better communication skills among high school students. The study highlights the importance of innovative teaching strategies in language education and recommends further integration of creative methodologies to improve speaking abilities in non-native English contexts. Future research could explore the long-term effects of such training and its impact on students' overall academic performance.</em></p> Mukhlash Abrar Mayasari Mayasari Failasofah Failasofah Delita Sartika Reli Handayani Copyright (c) 2024 Mukhlash Abrar, Mayasari, Failasofah, Delita Sartika, Reli Handayani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-06 2024-11-06 3 11 770 784 Pengolahan Limbah Organik Menjadi Bokashi Plus dan Eco-Enzym Pada Kelompok Tani Manekan di Desa Baumata Kabupaten Kupang https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1546 <p><em>Produktivitas sayuran di Desa Baumata Kabupaten Kupang relatif rendah akibat rendahnya kesuburan tanah. Upaya peningkatan kesuburan tanah melalui aplikasi pupuk anorganik terkendala oleh efisiensi pemupukan anorganik yang rendah dan seringnya terjadi kelangkaan pupuk di pasaran. Menyikapi kondisi tersebut, aplikasi pupuk organik seperti bokashi plus dan eco-enzym dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan pupuk di tingkat petani. Untuk itu, petani perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan tentang pembuatan dan aplikasi bokashi plus dan eco-enzym. Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini digagas oleh kelompok dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, dengan tujuan: (1) meningkatkan kemandirian mitra dalam memenuhi kebutuhan pupuk dengan memanfaatkan limbah organik; dan (2) meningkatkan keterampilan mitra dalam mengolah bahan organik menjadi bokashi plus dan eco-enzym. Sasaran program PPM ini adalah 10 anggota kelompok tani Manekan di Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Metode pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah transfer informasi dan alih teknologi, melalui: (1) kegiatan pelatihan pengolahan bahan organik menjadi bokashi plus dan eco-enzym dan; (2) demplot aplikasi bokashi plus dan eco-enzym pada budidaya sayuran. Pelaksanaan Program PPM ini berjalan sesuai target yang ditetapkan dengan tingkat partisipasi anggota kelompok mitra sebesar 100%. Setelah mengikuti program PPM ini, seluruh anggota kelompok mitra mampu membuat bokashi plus dan eco-enzym secara mandiri dan berminat untuk menerapkannya pada usaha tani sayuran yang digelutinya saat ini.</em></p> Peters Oktavians Bako Lily F. Ishaq IN. Prijo Soetedjo Muhammad Kasim Yasinta L. Kleden Rika Ludji Yuliana Tandi Rubak Copyright (c) 2024 Peters Oktavians Bako, Lily F. Ishaq, IN. Prijo Soetedjo, Muhammad Kasim, Yasinta L. Kleden, Rika Ludji , Yuliana Tandi Rubak https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-06 2024-11-06 3 11 785 794 Edukasi Fisioterapi dan Pencegahan De Quervain Syndrome Pada Penggiat Hobi Mobile Game di Kecamatan Alalak https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1547 <p><em>Jutaan orang dari berbagai kalangan baik anak-anak hingga dewasa rela meluangkan waktunya berjam-jam untuk bermain mobile game tanpa memikirkan risikonya. Bermain mobile game 2,25 jam dalam sehari berpotensi meningkatkan risiko de quervain syndrome (DQS) yang disebabkan oleh penggunaan ibu jari secara berlebihan atau trauma langsung pada tendon extensor pollicis brevis dan tendon abductor pollicis longus serta pembebanan pada sendi carpometacarpal I. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi fisioterapi dan pencegahan DQS pada penggiat hobi mobile game di Kecamatan Alalak. Metode yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang DQS dan mempraktikkan latihan untuk DQS yang diberikan langsung oleh fisioterapis serta menggunakan media berupa poster dan pembagian leaflet sebagai pendukung agar materi tersampaikan dengan baik dan dapat dibawa pulang untuk kemudian hari sebagai pengingat agar bisa diimplementasikan. Pengumpulan data menggunakan google form untuk pre-test dan post-test sebagai bahan evaluasi tingkat pengetahuan penggiat. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan terkait apa itu DQS, cara mencegah DQS, peran fisioterapi pada DQS serta Latihan untuk DQS.</em></p> Marianti Tri Habna Safun Rahmanto Copyright (c) 2024 Marianti Tri Habna, Safun Rahmanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-06 2024-11-06 3 11 795 800 Bina Warga Desa Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Ekoenzim Pada Warga Dusun 1, Desa Pulau Tagor Baru, Kabupaten Deli Serdang https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1552 <p><em>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi para petani untuk cerdas dalam menjaga ekologi pertanian, memberikan informasi kepada para petani agar tetap menjaga dan memperhatikan kesehatan tanah, mengedukasi petani cara membuat pupuk cair organic dan menumbuhkan jiwa cinta ekologi pertanian bagi para petani. Pengetahuan masyarakat kelompok tani dalam menjaga keseimbangan lingkungan pertanian dengan menjaga kesehatan tanah, tanaman, manusia dan biota lain di lingkungan sekitar pertanian masih sangat minim. Para petani cendering menggunakan bahan kimia sebagai pupuk yang mudah di peroleh, praktis dan pengaplikasiannya dan cepat dampaknya pada pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan. Pupuk organic cair merupakan larutan dari hasil pembusukan organic yang berasal dari sisa tanaman, limbah agroindustry, kotoran hewan dan kotoran manusia yang memiliki kandungan lebih dari satu unsur hara. Mikroorganisme local merupakan larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumber daya yang tersedia ditempat. Larutan mikroorganisme local mengandung unsur hara mikro dan makro dan juga bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organic, perangsang pertumbuhan dan sebagai agen pengendali hama dan penyakit tanaman, sehingga dapat digunakan sebagai decomposer, pupuk hayati dan juga pestisida organic terutama sebagai fungisida. Pada dasarnya, eco enzyme mempercepat reaksi bio-kimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna dengan menggunakan sampah buah atau sayuran. Enzim dari “sampah” ini adalah salah satu cara manajemen sampah yang memanfaatkan sisa-sisa bahan dapur yang tidak dipakai lagi untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kegiatan pengabdian ini bermanfaat untuk para warga desa ikut serta menjaga keseimbangan lingkungan, warga desa ikut menerapkan aplikasi pupuk cair organik dan menjaga kesehatan tanah, warga desa memahami, mengerti dan terpanggil untuk memanfaatkan bahan sisa hijauan di tempat tinggal untuk membuat Pupuk Organik cair yang bermanfaat bagi tanaman sebagai pupuk.</em></p> Lentina Sitinjak Copyright (c) 2024 Lentina Sitinjak https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-12 2024-11-12 3 11 801 808 Peningkatan SDM dan Pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Keterampilan Makrame Bagi Ibu-Ibu PKK Nagari Tanjung Bingkung Kabupaten Solok https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1553 <p><em>Kerajinan makrame merupakan kerajinan yang terbuat dari benang dengan menggunakan teknik simpul menyimpul, sering disebut pula kerajinan handmade atau kerajinan tangan. Kelebihan lain kerajinan makrame yakni tentang variasi bentuk atau produk yang dihasilkan seperti gorden jendela, hiasan dinding, gantungan kunci, kursi gantung, gantungan pot bunga. Berdasarkan masalah yang muncul dari Ibu-ibu PKK di Nagari Tanjung Bingung adalah belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat produk yang memiliki nilai ekonomis. Program PKK dasawisma didominasi pada upaya pembinaan keluarga kecil, sehat dan sejahtera serta peran dan tanggung jawab orangtua dalam keluarga, keterampilan dibidang kerajinan yang akan mereka manfaatkan sebagai peluang usaha. Masalah lain yang muncul yaitu kurangnya pengetahuan Ibu-ibu PKK Nagari Tanjung Bingkung dalam teknik pemasaran agar produk yang telah dibuat di kelompok PKK bisa dipasarkan. Melalui kerajinan makrame dilakukan upaya peningkatan keterampilan ibu-ibu PKK serta pemberdayaan ekonomi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan SDM kelompok PKK di Nagari Tanjung Bingkung Kabupaten Solok membantu ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan keterampilan dibidang kerajinan makrame dengan melaksanakan pelatihan yang terukur dan terarah yang diberikan oleh instruktur sesuai dengan bidang masing-masing. Diharapkan setelah melaksanakan pengabdian ini dapat memberikan wawasan terhadap peserta.</em></p> Siti Aisyah Dwi Mutia Sari Syerlie Annisa Haris Satria Copyright (c) 2024 Siti Aisyah, Dwi Mutia Sari, Syerlie Annisa, Haris Satria https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-13 2024-11-13 3 11 809 817 Edukasi dan Pencegahan Penyakit Menular Pityriasis Versikolor di Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1560 <p><em>Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah Surabaya merupakan lembaga pendidikan Islam dengan jumlah santri mencapai 3259 orang. Kondisi lingkungan pesantren yang padat serta penggunaan fasilitas bersama meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular, salah satunya adalah Pityriasis versicolor. Kondisi lingkungan pesantren yang padat serta penggunaan fasilitas bersama seperti kamar mandi dan ruangan meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular, termasuk Pityriasis Versicolor. Penyakit kulit akibat infeksi jamur superfisial ini sering terjadi dan meskipun tidak berbahaya, dapat menimbulkan kekambuhan jika tidak ditangani dengan baik. Edukasi terkait pencegahan dan pengobatan Pityriasis versicolor menjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan santri dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri dan pengurus pesantren terkait pencegahan dan penanganan Pityriasis versicolor melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media PowerPoint dan leaflet, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman setelah penyuluhan dilihat dari nilai post-test. Santri juga aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran dan pemahaman santri tentang cara pencegahan Pityriasis versicolor, sehingga dapat meminimalkan risiko penyebaran penyakit di lingkungan pesantren.</em></p> Meidyta Sinantryana Maria Ulfa Khamida Khamida Mufidah Sheena Andani Prastini Naurotul Bahiroh Hariyanto Arina Dinana Copyright (c) 2024 Meidyta Sinantryana, Maria Ulfa, Khamida, Mufidah Sheena Andani Prastini, Naurotul Bahiroh Hariyanto, Arina Dinana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-25 2024-11-25 3 11 818 822 Edukasi Peran Data Biometrik Pada Identifikasi Individu Untuk Santri di PP KHA Wahid Hasyim https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1561 <p><em>Perkembangan teknologi yang pesat, terutama dalam penggunaan data biometrik, berperan penting dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi pengelolaan data. Data biometrik, yang meliputi sidik jari, mata, wajah, dan karakteristik perilaku seperti suara dan gaya berjalan, memiliki sifat keotentikan yang membedakan setiap individu. Dalam dunia pendidikan, data biometrik sering digunakan untuk mengontrol kehadiran peserta didik serta meningkatkan efisiensi proses belajar mengajar. Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim, sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, berupaya mengikuti perkembangan teknologi dengan mengimplementasikan data biometrik untuk pengelolaan data santri yang lebih aman dan efisien. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait peran data biometrik di lingkungan pendidikan melalui penyuluhan dan sesi tanya jawab. Efektivitas penyampaian materi dievaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 5,1 dan posttest sebesar 8,4. Peningkatan nilai ini menandakan bahwa penyuluhan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya, memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sistem keamanan dan manajemen data di Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim.</em></p> Mustika Chasanatusy Syarifah Bambang Edi Moch. Sahri Mufidah Sheena Andani Prastini Jihan An Nabillah Fairuz Ridlo Copyright (c) 2024 Mustika Chasanatusy Syarifah, Bambang Edi, Moch. Sahri, Mufidah Sheena Andani Prastini, Jihan An Nabillah, Fairuz Ridlo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-25 2024-11-25 3 11 823 828 Edukasi Sindroma Metabolik dan PCOS Pada Remaja Perempuan di PP KHA Wahid Hasyim https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1562 <p><em>Pertumbuhan remaja menjadi sebuah periode yang menentukan karena berkaitan dengan perkembangan organ tubuh dan sistem hormonal. Remaja perempuan cenderung terpapar pada berbagai faktor risiko, termasuk karena kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik sehingga dapat menjadi pemicu potensial untuk sindroma metabolik dan Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Dengan memberikan edukasi yang menyeluruh mengenai sindroma metabolik dan PCOS, dapat membantu remaja perempuan memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa pertumbuhan mereka. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan wawasan santriwati tentang PCOS dan Sindroma Metabolik pada Remaja Perempuan serta cara penanganannya apabila ada santri yang mengalami dua hal tersebut. Metode yang diterapkan dengan memberikan materi penyuluhan kepada mitra 40 santriwati PP. Putri KHA. Wahid Hasyim Bangil. Sebelum pemberian materi penyuluhan, dilakukan pemberian kuesioner pre test selama 5 menit untuk para peserta, dilanjutkan pemberian materi PCOS dan Sindroma Metabolik serta tanya jawab selama 45 menit, setelahnya dilakukan pemberian kuesioner post test selama 5 menit. Hasil pre dan post-test dinilai, diolah data, serta dievaluasi oleh tim penyuluhan. Hasil kuesioner pre dan post test dengan topik PCOS dan Sindroma Metabolik pada Remaja Perempuan menunjukkan peningkatan pada hasil kuesioner post test. Sehingga dapat diartikan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan sikap terhadap para peserta setelah mengikuti penyuluhan.</em></p> Evi Sylvia Awwalia Tri Wahyuni Bintarti Salvia Adzania Widya Azzuhri Syahrul Gusnaldi Prawidya Khadijah Khairul Bariyah Copyright (c) 2024 Evi Sylvia Awwalia, Tri Wahyuni Bintarti, Salvia Adzania Widya Azzuhri, Syahrul Gusnaldi Prawidya, Khadijah Khairul Bariyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-25 2024-11-25 3 11 829 836 Pentingnya Pemeriksaan Laboratorium Terhadap Pencegahan Komplikasi Kehamilan https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1563 <p><em>Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi indikator utama keberhasilan program kesehatan ibu, dengan hipertensi dalam kehamilan sebagai salah satu penyebab utama kematian pada ibu hamil. Skrining kehamilan melalui pemeriksaan laboratorium sangat penting untuk mencegah komplikasi, namun masih banyak ibu hamil yang kurang mendapat informasi mengenai hal ini. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko selama kehamilan. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk seminar dan diskusi interaktif oleh dokter Spesialis Kandungan dan dokter Patologi Klinis. Metode yang digunakan adalah presentasi yang mudah dipahami dan sesi tanya jawab dengan target peserta ibu hamil dan bidan di wilayah Puskesmas Wonokromo. Acara diselenggarakan di Ruang Auditorium RS Islam Surabaya pada 7 September 2024. Hasil analisis kuesioner dengan uji T Test berpasangan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p&lt;0,05) pada peserta mengenai pentingnya pemeriksaan laboratorium. Kesadaran peserta terhadap berbagai tes yang perlu dilakukan selama kehamilan, seperti golongan darah, hemoglobin, protein urin, gula darah, serta skrining HIV, malaria, dan sifilis, juga meningkat.</em></p> Nathalya Dwi kartika Sari Hartatiek Nila Andreas Putro Ragil Santoso Akbar Reza Muhammad Della Citra Ulan Nisaul Mufida Widya Novida S Copyright (c) 2024 Nathalya Dwi kartika Sari, Hartatiek Nila, Andreas Putro Ragil Santoso, Akbar Reza Muhammad, Della Citra Ulan, Nisaul Mufida, Widya Novida S https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-25 2024-11-25 3 11 837 842 Peningkatan Pengetahuan dan Pemeriksaan Oksigen Dalam Darah Akibat Paparan Asap Rokok di Wilayah Surabaya https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1564 <p><em>Perilaku merokok dapat dikatakan telah menjadi hal yang general di tengah publik, khususnya di Indonesia. Budaya dan Lingkungan merokok di Indonesia secara umum masih cukup kuat, meskipun kesadaran akan bahaya merokok telah meningkat. Oleh karena itu, kami tim pengabdian masyarakat melakukan kegiatan yang berjudul Peningkatan Pengetahuan Dengan Penyuluhan Kesehatan Mengenai Bahaya Paparan Asap Rokok Di Wilayah Surabaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok, cara pencegahan dampak negatif merokok dan bahaya dari paparan asap rokok. Metode yang digunakan yaitu pendampingan kesehatan, sosialisasi dan edukasi dengan media brosur, poster dan dilakukan pemeriksaan saturasi oksigen dalam darah. Kegiatan ini dilakukan di rumah warga rungkut, dengan sasaran ibu-ibu PKK. Hasil yang didapatkan terkait kegiatan pengabdian masyarakat adalah pengetahuan mengetahui bahaya paparan asap rokok 77%. Anggota keluarga di rumah yang merokok 43%. Tidak pernah mengalami sesak napas/gangguan pernapasan 80%. Rata-rata Oksigen dalam darah (SO2/PO2) normal sebesar 98,8 yang diukur dengan pulse oksimeter.</em></p> Ersalina Nidianti Yauwan Tobing Lukiyono Dewi Masithah Bismi Aisyah Rahma Putri Fike Puspitasari Penti Pertiwi Copyright (c) 2024 Ersalina Nidianti, Yauwan Tobing Lukiyono, Dewi Masithah, Bismi Aisyah Rahma Putri, Fike Puspitasari, Penti Pertiwi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-25 2024-11-25 3 11 843 850 Sosialisasi Monkeypox dan Edukasi Pola Hidup Sehat Pada Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Rapak Dalam Kota Samarinda https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1573 <p><em>Monkeypox merupakan penyakit infeksi zoonosis yang disebabkan oleh virus monkeypox dan telah menjadi perhatian global akibat peningkatan kasus di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penularan monkeypox terjadi melalui kontak langsung dengan hewan atau manusia yang terinfeksi, droplet, atau penggunaan bersama alat makan. Peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya melalui edukasi pola hidup sehat, menjadi strategi penting dalam pencegahan penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang monkeypox dan pentingnya pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif dan penyuluhan yang disertai evaluasi melalui pretest dan post-test kepada anggota Tim Penggerak PKK Kelurahan Rapak Dalam, Kota Samarinda. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai post-test sebesar 15,63% dibandingkan nilai pretest, yang mengindikasikan peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan edukasi pola hidup sehat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan monkeypox. Kesimpulannya, program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan peserta dan memperkuat kemampuan masyarakat dalam melakukan tindakan pencegahan. Edukasi seperti ini sangat penting untuk diterapkan secara luas guna memitigasi penyebaran monkeypox dan penyakit menular lainnya.</em></p> Maryam Jamila Arief Victoria Yulita Fitriani Venna Sinthary Helmi Helmi Maria Almeida Copyright (c) 2024 Maryam Jamila Arief, Victoria Yulita Fitriani, Venna Sinthary, Helmi, Maria Almeida https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-27 2024-11-27 3 11 851 857 Peningkatan Kompetensi Guru TK dan SD Melalui Workshop Game Edukasi Wordwall dan Quizizz https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1574 <p><em>Kurikulum Merdeka Belajar menuntut guru untuk menguasai pengelolaan pembelajaran peserta didik yang salah satunya adalah pemanfaatan teknologi pembelajaran. Pemanfaatan teknologi sangat penting dilakukan sejalan dengan tingginya kemajuan teknologi dan banyak platform yang disediakan secara gratis maupun berbayar untuk meningkatkan inovasi pembelajaran. Sasaran kegiatan ini yaitu agar guru Taman Kanak-Kanak Adzkia II Padang dan Sekolah Dasar Negeri 13 Bathin Solapan Riau dapat mengimplementasikan pemanfaatan teknologi untuk membuat media pembelajaran interaktif bagi siswa, dimana karakteristik siswa saat ini sudah lekat dengan penggunaan teknologi khususnya ponsel pintar dan dukungan internet pada kehidupan sehari-hari. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Metode pelatihan dimulai dengan tahap perencanaan untuk mengobservasi permasalahan dan analisis kebutuhan guru dan siswa, tahap pelaksanaan kegiatan melalui pemaparan materi pemanfaatan Wordwall dan Quizizz untuk membuat game edukasi, kemudian praktik langsung oleh masing-masing peserta, terakhir tahap evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan ini terlihat dari mayoritas peserta menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dalam menggunakan platform Wordwall dan Quizizz sebagai media pembelajaran interaktif. Kegiatan praktikum juga menunjukkan bahwa sebagian besar guru mampu membuat dan menggunakan permainan edukatif dengan baik. Pelatihan ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan kemampuan guru dalam membuat permainan edukasi yang dapat diaplikasikan langsung dalam proses belajar mengajar.</em></p> Syerlie Annisa Maltha Kharisma Arif Budiman Copyright (c) 2024 Syerlie Annisa, Maltha Kharisma, Arif Budiman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-28 2024-11-28 3 11 858 864 Produksi Olahan Nugget Ikan Oci (Nugget Fish Marut) Sebagai Pemberdayaan Masyarakat di Desa Marisa Utara https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/swarna/article/view/1537 <p><em>Bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa adalah kuliah kerja pengabdian (KKP). Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Marisa Utara melalui pengembangan produk olahan ikan oci yang bernilai tambah. Dengan mengembangkan nugget ikan oci, diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan yang kaya nutrisi, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Melalui pelatihan, masyarakat tidak hanya diajarkan cara memproduksi nugget ikan oci yang berkualitas, tetapi juga diberikan pengetahuan mengenai nilai gizi ikan oci. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan produk ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga pada perbaikan status gizi, terutama pada anak-anak.</em></p> Franning Deisi Badu Mohammad Rivandi Dengo Mohamad Rizky Firmansyah Alulu Tachtiar Syahrullah Nurfarela Busura Amanda Rimfi Latief Fareza Aprilia Karim Cindi Olifia Hulainggi Stevin Unusa Siti Nurain Hilmi Pitriyani Pakaya Fatma Dangi Cindrawati Antula Susanti Lamadjo Copyright (c) 2024 Franning Deisi Badu, Mohammad Rivandi Dengo, Mohamad Rizky Firmansyah Alulu, Tachtiar Syahrullah Nurfarela Busura, Amanda Rimfi Latief, Fareza Aprilia Karim, Cindi Olifia Hulainggi, Stevin Unusa, Siti Nurain Hilmi, Pitriyani Pakaya, Fatma Dangi, Cindrawati Antula, Susanti Lamadjo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-11-30 2024-11-30 3 11 865 870